Kabar Kehadiran Vaksin Untuk Covid-19

Banyak kabar dari pemerintah tentang persiapan sistem pemberian vaksin Covid-19 secara gratis awal tahun nanti. Dengan kemajuan teknologi yang ada, pemerintah memanfaatkan hal tersebut untuk pelaksanaan vaksinasi. Bahkan masyarakat Indonesia yang melakukan karantian memanfaatkan jaringan internet untuk menghasilkan uang dari daftar sbobet.

Berkat teknologi canggih proses pendaftaran dan verifikasi bisa lebih cepat, sehingga upaya menjaga kualitas dari caksin dan pelayanan akan lebih terjaga. Kabarnya masyarakat sempat kesal kepada pemerintahan karena terdapat pengakuan bahwa vaksin nantinya akan diberikan kepada petinggi negara terlebih dahulu. Bagi warga hal tersebut tidak lah adil mengingat rumah sakit di Jakarta saja sudah tidak bisa menampung banyaknya pengidap covid-19.

Simulasi Vaksin Covid-19

Seluruh dara penerima vaksin wabah covid-19 sedang dalam proses untuk ditentukan prioritas utamanya pada kalangan mana. Dengan melakukan pencocokan serta pengintegrasian menteri serta lembaga yang terkait. Kabarnya juga penggunaan teknologi tersebut bertujuan agar terhindar dari kesalahan data yang akan menerima vaksin.

Pemerintah pun meminta bantuan dalam mengakses data dari berbagai sumber seperti TNI, Polri, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Kependudukan dan Pencatantan Sipil, serta Kementrian Kesehatan. Pendataan ini ditujukan agar tidak terjadi duplikasi data yang terjadi, mengingat terbatasnya pemberian vaksin tersebut masuk ke Indonesia.

Tercatat pemerintah tengah membuat klasifikasi atau kelompok yang akan mendapat vaksin terlebih dahulu. Klasifikasi tersebut diperkirakan menjadi 6 bagian kelompok. Pengelompokan ini dilihat dari kerentanan pekerjaan maupun posisi mereka ditengah masyarakat seperti apa. Berikut ini hasil perkiraan 6 kelompok utama yang akan diberikan vaksin:

  • Tenaga Medis, Paramedis Contact Tracing, serta pelayanan publik seperti TNI, Polri, atau aparat hukum lainnya. Kelompok pertama ini diperkirakan mencapai 3,4 juta jiwa dengan kebutuhan mencapai 6,9 juta dosis.
  • Tokoh Masyarakat, seperti pemuka agama, RT/RW, kecamatan, serta kepala daerah. Kelompok kedua diperkirakan membutuhkan vaksin sebanyak 11 juta dosis untuk 5,6 juta jiwa.
  • Tenaga Pendidik, yang membutuhkan vaksin sebanyak 8,7 juta dosis untuk 4,3 juta jiwa.
  • Aparatur Pemerintah, di pusat maupun daerah seperti DRPD Jakarta sebanyak 4,6 juta untuk 2,3 juta.
  • Peserta BPJS sebanyak 86 juta orang dengan membutuhkan dosis vaksin sebesar 173 juta.
  • Masyarakat dengan usia 19-59 tahun sebesar 57 juta orang dengan 115 juta dosis.

Kabar Tina Toon Setelah Menjabat Sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta

Ingat artis cilik Tina Toon? beberapa hari terakhir tedapat berita yang cukup menghebohkan dunia pemberitaan dan hiburan karena ulah usilnya Tina Toon. Mantan artis cilik ini memang sudah resmi menjadi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 dari PDI Perjuangan.

Tina yang memiliki nama asli Agustina Hermanto memang sudah terkenal sejak kecil karena keimutannya dan jogetannya yang cukup ikonik. Namun siapa sangka bahwa disaat Tina beranjak dewasa ia justru sangat mendalami ilmu pendidikan. Hingga sampai saatnya ia berhasil menjadi salah satu anggota DPRD Jakarta diusianya yang saat ini menginjak 27 tahun.

Salah Laporan Reses, Ternyata Prank Kepada Staf Tim Sendiri!

Tina Toon yang sudah lebih setahun menjadi salah satu anggota DPRD ini ternyata melakukan keusilan yang cukup membuat heboh. Sempat dianggap melakukan copy paste atas reses lama, ternyata hal tersebut merupakan ketidak-sengajaan staffnya yang salah menginput data saat mengupload ke web ereses.dprd-dkijakarta . Dikabarkan bahwa Tina Toon memasukan aspirasi rakyat yang sama dengan periode 2014-2019 di tahun 2015.

Padahal kenyataannya ternyata sang staff melakukan kesalahan karena aspirasi rakyat di periode sebelumnya terbawa. Staff dari Tina Toon sendiri mengaku bahwa ia hanya mengambil format datanya saja, bukan isinya namun ternyata saat di upload ikut serta terinput. Pada kesempatan tersebut akhirnya Tina Toon yang tidak ingin terlalu mengambil pusing dan malah mengerjai si staff yang melakukan kesalahan tersebut.

Staff yang mengetahui berita tentang kejadian tersebut lantas meminta maaf pada Tina berulang kali. Tina yang menjawab dengan tegas dan serius sehingga terdengar seperti orang yang sedang marah. Staff tersebut terus melakukan permohonan maaf kepada Tina mulai dari telefon hingga chat di whatsapp. Lantaran sang staff yang disamarkan namanya tersebut betul-betul minta maaf tanpa henti akhirnya Tina ikut minta maaf.

Tina yang akhirnya merasa keusilannya harus disudahi pun mengatakan bahwa hasil upload yang terjadi pun merupakan kesalahannya sendiri. Meskipun Staffnya terlewat saat ingin mengupload, namun Tina pun melakukan kesalahan karena tidak teliti ketika melakukan double check.

Tina pun sempat dicibir netizen karena dianggap sebagai anggota DPRD yang suka selfie dan bermain judi di sbobet. Ternyata itu hanya lah gossip yang dibuat-buat oleh para netizen yang tidak melihat langsung saat Tina melakukan Sidak Banjir di daerah kota Jakarta selama 1 tahun terakhir.

Rest In Peace, Chadwick Boseman

NCCEnet mendapat berita duka sedang menaungi Dunia Hiburan seluruh penduduk di bumi, Chadwick Boseman meninggal diunia pada hari Jum’at 28 Agustus 2020 lalu. Chadwick meninggal di rumahnya saat sedang ditemani istri dan keluarganya. Sebagai pemeran karakter utama pada Box Office keluaran Marvel, Black Panther, ia meninggal di umur 43 tahun akibat penyakit yang ia derita.

Meninggalnya Chadwick Boseman Menggegerkan Dunia

Pemain King T’Challa ini memiliki nama lengkap Chadwick Aaron Boseman. Kita semua dapat mengakui kemampuannya berakting pada film Black Panther dari Marvel ini sangat keren. Nama Chadwick sendiri kian melambung setelah mengambil peran utama pada film garapan Marvel Studios pada tahun 2018 lalu.

Hollywood harus kehilangan salah satu aktor nya yang memang sudah lama mengidap penyakit mematikan. Selama 4 tahun Chadwick Boseman berjuang melawan penyakit kanker usus yang ia derita bahkan saat sedang melakukan perannya sebagai Black Panther. Kepergiannya sangat memberikan duka mendalam bagi keluarga serta penggemarnya.

Pria yang lahir di South Carolina beberapa kali harus menjalani operasi dan kemoterapinya pada saat menjalankan karirnya sebagai aktor. Istrinya mengatakan peran King T’Challa di Black Panther yang ia jalani ia perankan dengan bersemangat dan menaruh kehormatan untuk karirnya penuh saat itu.

Bagaimana Kabar Black Panther 2?

Kepergian Chadwick Boseman sampai menjadi trending dengan Hashtag #WakandaForever dan #ripChadwick di twitter. Ratus Ribu jiwa diseluruh dunia mengucapkan rasa bela sungkawa untuk pemeran Black Panther ini. Chadwick Boseman meninggal dengan rasa respect yang sangat tinggi dari para pengguna internet.

Hal ini dikarenakan hampir tidak ada yang mengetahui keadaan pemeran Black Panther ini melakukan syuting dengan keadaan buruk seperti itu. Kecintaan para penggemar dengan Chadwick Boseman sangat besar sampai-sampai mereka meminta kepada pihak Marvel untuk tidak melakukan aktor pengganti. Chadwick Boseman sudah cukup melekat untuk karakter Black Panther sendiri.

Black Panther 2 sebelumnya sudah pernah dikabarkan bakal rilis di tahun 2022. Namun sayangnya karena kepergian Chadwick Boseman akhirnya menimbulkan beberapa pertanyaan mengenai perilisan film ini. Dari beberapa Teaser yang sudah sempat beredar, terlihat bahwa peran King T’Challa ini masih dimainkan oleh Chadwick.

Entah Marvel Studio akan melakukan penghormatan pada aktor Chadwick dengan mengistirahatkan karakternya seperti yang dilakukan Universal Studio pada film Fast & Furious. Namun pihak dari Marvel menyatakan bahwa sekuel keduanya tetap akan diriliskan pada tahun 2022.